Polisi Jamin Biaya Pengobatan Malinda


Ito menjelaskan, proses perawatan seorang tersangka merupakan kewajiban tim rumah sakit Polri. Setiap penyakit tersebut akan ditangani dokter berdasarkan keahliannya masing-masing beserta dukungan peralatan yang ada. Namun, untuk kasus pengobatan tertentu, polisi juga bisa meminta bantuan kepada dokter spesialis dari rumah sakit lain. "Jika dibutuhkan," ujarnya.

Malinda dibantarkan di RS Polri sejak dua pekan lalu. Mantan Senior Relationship Manager Citibank yang tengah disidik kasus penggelapan dana nasabah sebesar Rp 17 miliar itu didiagnosis menderita sakit hipertensi dan stres. Kabar lain menyatakan ia menderita kanker payudara akibat kegagalan implan. "Saya tidak tahu persisnya sakit apa. Itu masalah dokter," kata Ito.

Ito mengakui jika sakit yang dialami Malinda memaksanya menjalani perawatan di luar ruang tahanan. Namun, ia belum bisa menjelaskan apakah proses pengobatan itu mengharuskan Malinda menjalani pengobatan di Singapura. "Kami bisa mendatangkan dokter ahli jika dibutuhkan. Untuk kemungkinan pengobatan ke Singapura kami belum tahu," kata Ito.

Hingga saat ini, berkas penyidikan Malinda telah diserahkan ke Kejaksaan Agung untuk dinyatakan lengkap. Begitupun dengan tiga berkas pegawai teller Citibank yang juga terlibat kasus tersebut. Sementara berkas adik kandung, adik ipar, serta Andhika Gumilang masih dalam proses penyelesaian. "Masih di penyidik," ujar Kepala Bidang Penerangan Umum, Komisaris Besar Boy Rafli Amar.

tempointeraktif.com