Puteri Indonesia 2009

Puteri Indonesia adalah ajang wanita cantik yang mempunyai talenta dan bakat yang sangat luar biasa. Puteri Indonesia yaitu dutanya bangsa Indonesia dan setelah menjadi puteri Indonesia mereka akan mengemban kegiatan-kegiatan yang bertaraf internasional di seluruh Indonesia. kontes ini sudah diselenggarakan sejak tahun 1992 oleh yayasan Puteri Indonesia yang diketuai oleh Ibu Mooryati Soedibyo dan disponosori oleh perusahaan kosmetik kecantikan Mustika Ratu. Pemenangnya akan mendapatkan sejumlah hadiah diantararanya, Rumah, Mobil, dan Uang.


para finalis puteri Indonesia akan berlaga diatas panggung untuk memperebutkan mahkota yang berlangsung digelar pada hari jum’at, 9 oktober 2009 di taman mini teater tanah airku. ajang kontes kecantikan yang harus dimiliki oleh para puteri Indonesia ini menuntut 3B yaitu behavior, beauty and brain. akan ada 38 finalis peserta puteri Indonesia di berbagai provinsi. puteri Indonesia ini pun nantinya akan turun langsung kelapangan untuk menjalankan tugasnya sebagai puteri Indonesia.


persyaratan yang harus dimiliki oleh para finalis yaitu:
•    Peserta harus berdomisili atau berasal dari daerah yang diwakilinya.
•    Memiliki pengetahuan umum dan berwawasan luas tentang Indonesia
•    Berpenampilan menarik/cantik (good looking), cerdas, dan berkepribadian baik 
•    Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing minimal bahasa Inggris
•    Diutamakan memiliki bakat khusus

      para finalis puteri Indonesia dari berbagai provinsi yaitu:
•    provinsi Bali – Putu Sukmadewi Eka Utami
•    provinsi Nusa Tenggara Timur – Meyza Mawarila jamil
•    provinsi Kalimantan Barat – Karlina Yulianava
•    provinsi Kalimantan Timur – Grace Joselini Corlesa Setiawan
•    provinsi Sulawesi Barat – Astri Wardani
•    provinsi Sulawesi Selatan – Rini Lindrayani
•    provinsi Sulawesi Tenggara - Diza Ayu Fildzah
•    provinsi Sulawesi Tengah ¬– Nisrin Zainnudin
•    provinsi NAD – Qory Sandioriva
•    provinsi Riau – Medy Chairani
•    provinsi Kepulauan Riau – Serly Ernawati
•    provinsi Jambi – Cherlida Riyandani
•    provinsi Sumatera Utara – Fatimah Syahnur Lubis
dan masih banyak lagi finalis puteri Indonesia yang lainnya.


selama masa karantina sebelum malam grand final, para finalis puteri Indonesia ini akan dilatih. kegiatan yang akan dilakukan oleh para calon puteri Indonesia ini yaitu:
•    pelatihan dalam bidang kesehatan, kecantikan, pengembangan diri dan tata busana yang akan mereka kenakan.
•    apresiasi budaya dan pariwisata.
•    aksi social dan lingkungan yang akan mereka emban.
•    cara berjalan
•    dan masih banyak kegiatan lainnya

ajang puteri Indonesia ini wantita wanita yang berasal dari kepulauan Indonesia yang memiliki talenta atau bakat tersendiri. Ajang puteri Indonesia ini bukan hanya menjadi puteri Indonesia tetapi banyak sekali kategorinya yaitu kategori puteri lingkungan, kategori putri pariwisata, kategori puteri atribut yang terdiri dari 2 bagian yaitu, tradisional costum dan putreri berbakat. Kategori yang selanjutnya yaitu kategori puteri Inteligencia dan yang terakhir puteri kepulauan yang nantinya mereka akan mengemban di pulau mereka masing-masing.


Qory Sandioriva menjadi pemenang puteri Indonesia, Qory dinilai memiliki 3B beauty, brain, dan behavior. Qory lahir di Jakarta, 17 agustus 1991 puteri pasangan suami isteria dari pasangan Dicky Jatmika Ustama dan Firiyawati ini menjadi pemenang puteri Indonesia ia kuliah di sastra prancis Universitas Indonesia. Qory Sandioriva wanita umur 24 tahun ini di nobatkan menjadi duta Indonesia dia akan mulai mengemban kewajibannya menjadi seorang puteri, Qory akan turun langsung kelapangan untuk menjalankan tugasnya menjadi puteri Indonesia. Sebelum mengikuti ajang puteri Indonesia tahun 2009 dia sempat bermain sinetron membintangi beberapa FTV ia juga sempat menjadi pemenang juara pertama vocal dan band serta juara pencak silat fighting.


Duta aceh ini menjawab pertanyaan dari pembawa acara mengenai tampil berjilbab seperti kontestan lainnya. Ia mengatakan telah mendapatkan ijin oleh pemerintah provinsi nangroe aceh darusalam untuk tidak memakai jilbab. dalam jumpa pers setelah acara ia menjawab pertanyaan wartawan dan ia mengatakan bahwa kesehariannya tidak memakai jilbab.