Rumah Second Resiko Dan Kerugiannya

 

Semua orang pasti mempunyai mimpi untuk memiliki rumah sendiri. Saat ini sudah banyak sekali tipe rumah yang siap layak huni untuk anda. Dan di jaman yang serba modern ini ada berbagai cara untuk anda yang ingin memiliki rumah, anda bisa membeli rumah dengan tipe rumah baru dengan harga yang melambung tinggi, dan anda juga bisa membeli rumah dengan keadaan second tetapi harganya yang terjangkau. Tak semua rumah second itu bisa dikatakan jelek, tetapi namanya juga second pasti ada salah satu resikonya. Misalnya dari bahan-bahan bangunan yang tidak berkualitas, sudah banyak rumah second yang cat temboknya sudah banyak yang mengelupas bahkan sampai copot, bangunannya yang sudah keropos dan lain sebagainya.

Itu baru resikonya saja, membeli rumah second memang sebenarnya harus di pertimbangkan terlebih dahulu. Karena selain faktor resiko, ada juga faktor kerugiannya. Yaitu kerugiannya adalah :

Keterbatasannya pilihan

Dibandingkan dengan membangun rumah baru atau memilih rumah baru, pilihan anda terbatas yaitu hanya pada rumah yang di tawarkan saja. Jadi anda tidak bisa memilih rumah second terlalu banyak, terkecuali jika banyak developer yang menawarkan penjualan rumah second kepada anda.

Desain bangunan tertentu

Jika anda membeli rumah second, sudah pasti desain rumah tersebut bukan anda yang menentukan, melainkan pemilik rumah yang sebelumnya. Kebanyakan dari rumah second adalah rumah lama, jadi maklum saja jika desain rumah tersebut sudah ketinggalan jaman. Tetapi jika anda tidak cocok dengan desain rumah second yang anda beli, anda juga bisa melakukan renovasi.

Ketidaktahuan akan bahan dan kualitas bangunan

Rumah second pasti sangat berbeda dengan rumah baru yang ada di perumahan, jika anda membeli rumah baru pastinya akan di sediakan brosur yang berisi spesipikasi bahan bangunan rumah ataupun desain rumah. Tetapi jika rumah second malah sebaliknya, anda tidak bisa melacak bahan dasar apa atau bangunan seperti apa yang ada pada rumah second ini.

Kualitas yang tidak bagus

Jika rumah second yang ingin anda tempati sudah berusia lebih dari 20 tahun, maka kualitas rumah tersebut terbilang tidak bagus. Mengapa? Karena rumah nya yang sudah tua, pastilah bangunan yang ada pada rumah tersebut ada yang sudah keropos dan tidak layak.

Rumit mengurus surat-surat rumah

Memang bisa dikatakan berbeda dengan membeli rumah baru yang semua suratnya sudah di urus oleh developer rumah tersebut, tetapi jika membeli rumah second anda harus mengurus semua suratnya sendiri. Mulai dari mengecek sertifikat tanah dan bangunan, status rumah atau tanah, bebas sengketa dari pemilik lama dan lain sebagainya.

Nah banyak sekali yang harus anda perhatikan jika ingin membeli rumah second, tetapi rumah second tak selalu hanya mempunyai kerugian, tapi ada juga keuntungannya.